Langsung ke konten utama

Bahayanya Makanan yang Disimpan Tanpa Ditutup Dulu




Apakah Anda pernah jatuh sakit karenakeracunan makanan? Kira-kira 1 dari 10 orang di dunia sakit dan 420.000 orang meninggal tiap tahunnya karena keracunan makanan. Kontak udara dengan makanan terbuka yang terjadi secara langsung menyebabkan udara merupakan salah satu sarana hingga makanan dapat terkontaminasi. Segala hal yang terdapat dalam udara akan dapat jatuh dan mendarat pada makanan Anda. Apa yang terjadi jika makanan tidak ditutup saat hendak disimpan?

Yang terjadi saat makanan tidak ditutup

Udara dapat mengkontaminasi makanan Anda kapanpun, baik pada saat melalui proses produksi maupun saat dimasak, terlebih bila makanan tidak ditutup saat Anda menyimpannya. Makanan yang terkontaminasi memiliki potensi untuk membuat Anda sakit.
Efek dari makanan yang terkontaminasi umumnya dapat menimbulkan gejala pada tubuh Anda seperti kram, mual, muntah, alergi, hingga mungkin kerusakan saraf. Namun, dampak yang dapat dirasakan setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri umumnya memberikan efek yang lebih cepat dibandingkan dengan mengonsumsi makanan yang terkontaminasi logam.
Berikut beberapa kontaminan yang dapat menyebabkan Anda keracunan makanan karena udara.

1. Salmonella

Selain melalui udara, bakteri salmonella biasa ditemukan pada daging dan telur yang belum matang, serta susu dan bahan olahan susu lainnya. Masa inkubasi bakteri ini biasanya membutuhkan waktu 12 hingga 72 jam, sehingga gejala biasanya terasa sekitar empat hingga tujuh hari. Gejala yang ditimbulkan umumnya demam, sakit kepala, mual, muntah, sakit pada perut bagian bawah, hingga diare.

2. Listeria

Bakteri ini umumnya ditemukan pada makanan yang siap dimakan. Infeksi bakteri ini dikenal dengan sebutan listeriosis. Meskipun kontaminasi oleh bakteri ini jarang terjadi, namun konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini berbahaya terutama bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan komplikasi hingga keguguran. Masa inkubasi bakteri ini dapat terjadi dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

3. Logam berat

Merkuri adalah logam yang beracun yang bila dikonsumsi, dapat merusak sistem saraf, mempengaruhi kesehatan reproduksi, kerusakan ginjal, dan meningkatkan peluang Anda terserang penyakit jantung. Anak-anak kecil dan ibu hamil rentan terhadap keberadaan logam ini pada makanan mereka. Merkuri paling banyak ditemukan pada ikan yang terkontaminasi karena sumber air tempat ikan tersebut hidup.

Penanganan keracunan makanan akibat makanan tidak ditutup

Dokter biasanya akan mendeteksi keracunan apa yang Anda alami melalui gejala yang ditimbulkan. Pada kasus yang lebih parah, Anda mungkin diminta melakukan beberapa uji seperti uji darah hingga urin maupun feses. Perlu diketahui bahwa, keracunan makanan biasanya dapat ditangani di rumah dan bisa sembuh dalam waktu kurang lebih lima hari dengan penanganan yang tepat.
Bila keracunan makanan yang Anda alami menyebabkan Anda mengalami dehidrasi, minuman yang mengandung elektrolit akan dapat membantu kondisi ini. Pemberian jus buah segar dan air kelapa juga disarankan untuk mengembalikan karbohidrat yang hilang serta memulihkan efek lemas yang biasanya Anda rasakan saat keracunana makanan.
Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein, karena mengonsumsinya saat Anda mengalami keracunan makanan justru dapat memicu iritasi kepada saluran pencernaan Anda.

Artikel ini diambil dari https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/bahaya-makanan-tidak-ditutup/amp/?espv=1

Komentar

  1. Artikelnya sangat bermanfaat.👍saya sekarang jadi lebih tau dan saya akan lebih berhati-hati dalam memilih-milih makanan.😊😊
    Terima kasih😊😊

    BalasHapus
  2. Artikelnya sangat bermanfaat.👍saya sekarang jadi lebih tau dan saya akan lebih berhati-hati dalam memilih-milih makanan.😊😊
    Terima kasih😊😊

    BalasHapus
  3. Terimakasih informasi nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Artikelnya sangat bermanfaat,terima kasih😊

    BalasHapus
  5. Terimakasih, bermanfaat sekali artikel nya

    BalasHapus
  6. Infonya sangat bermanfaat terimaksih yaaa

    BalasHapus
  7. Infonya sangat bermanfaat, terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan

Orang sibuk bermain atau menatap layar ponsel adalah pemandangan yang nyaris bisa ditemui setiap hari. Baik di kantor, transportasi umum, hingga saat rapat sekali pun. ibarat dompet, ponsel menjadi benda yang wajib dibawa sehari-hari. Bedasarkan penelitian sebelumnya, telepon genggam mampu meningkatkan interaksi sosial dan membantu seseorang mengurangi perasaan terisolasi. Namun sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa mereka yang kehidupannya tak bisa lepas dari ponsel, justru merasa diri mereka kurang bahagia. Klaim tersebut diungkapkan setelah peneliti mempelajari kebiasaaan lebih dari 500 siswa berusia 18-22 tahun dalam menggunakan ponsel. Para peneliti mengukur bagaimana ponsel dapat mempengaruhi pandangan mereka terhadap kehidupan, selain itu, peneliti juga melihat nilai ujian para siswa. Hasilnya, ponsel turut meningkatkan rasa cemas seseorang karena mereka memiliki kewajiban untuk tetap berhubungan secara konstan. Rasa cemas muncul karena mereka terus dihubungi melal...

Manfaat Reuni

Sejak maraknya penggunaan media sosial berbasis internet seperti Facebook, manusia makin  terhubung  satu sama lain secara lebih dekat dan lebih cepat. Keterhubungan di dunia maya ini, secara langsung mempengaruhi peningkataan keterhubungan antar manusia di dunia nyata.  Jadi, tak heran bila pasca  booming  penggunaan media sosial, marak pula  penyelenggaraan reuni di mana-mana.Sekolah-sekolah, kelompok kekerabatan, organisasi di lingkungan ketetanggaan,komunitas hobi  dan lain sebagainya seolah bersaing memenuhi aneka tempat pertemuan untuk menyelanggarakan reuni baik yang berifat akbar maupun reuni kecil-kecilan. Dalam reuni, kita menjadi gembira karena dapat menemukan teman-teman lama yang belasan atau bahkan puluhan tahun tak bertemu. Tingkat sosialitas yang meningkat di dunia maya ini berkorelasi langsung dengan peningkatan sosailitas di dunia nyata. Foto-foto kebersamaan di media sosialpun  bermunculan silih berganti menandakan riuhny...

Bahaya di Balik Air Minum Kemasan Galon Isi Ulang

Ada cukup banyak orang yang memilih menggunakan air kemasan galon  isi ulang  karena lebih ekonomis dan mudah didapatkan. Namun, ada dampak buruk yang mengintai di balik produk tersebut. Jika alat penyaring tidak dibersihkan secara teratur, konsumsi air kemasan galon isi ulang justru dapat membahayakan kesehatan tubuh Anda. Memang, produk tersebut diproses dengan menggunakan metode ultraviolet yang berfungsi untuk menyaring bakteri atau senyawa kimia yang ada di dalam air. Namun jika galon dan alat pengisian air tidak dibersihkan secara rutin, maka penyakit mungkin saja muncul. Secara lebih detail, berikut ini beberapa bahaya di balik air minum isi ulang: Jika galon tidak dibersihkan dengan baik, maka akan ada banyak bakteri Escherichia Coli  ( E. Coli ) yang menempel di galon. Hal itu tentu akan menimbulkan infeksi di dalam saluran pencernaan dengan gejala seperti mual, muntah, atau diare. Ada kemungkinan air terkontaminasi dengan sumber air yang tidak jela...