Orang sibuk bermain atau menatap layar ponsel adalah pemandangan yang nyaris bisa ditemui setiap hari. Baik di kantor, transportasi umum, hingga saat rapat sekali pun. ibarat dompet, ponsel menjadi benda yang wajib dibawa sehari-hari. Bedasarkan penelitian sebelumnya, telepon genggam mampu meningkatkan interaksi sosial dan membantu seseorang mengurangi perasaan terisolasi. Namun sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa mereka yang kehidupannya tak bisa lepas dari ponsel, justru merasa diri mereka kurang bahagia. Klaim tersebut diungkapkan setelah peneliti mempelajari kebiasaaan lebih dari 500 siswa berusia 18-22 tahun dalam menggunakan ponsel. Para peneliti mengukur bagaimana ponsel dapat mempengaruhi pandangan mereka terhadap kehidupan, selain itu, peneliti juga melihat nilai ujian para siswa. Hasilnya, ponsel turut meningkatkan rasa cemas seseorang karena mereka memiliki kewajiban untuk tetap berhubungan secara konstan. Rasa cemas muncul karena mereka terus dihubungi melal...